<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1299">
<titleInfo>
<title>pemanfaatan kompresor sistem pendingin elektrik untuk sistem destilasi air laut</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Seto Sugito</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dedy Noviyanto AR.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii, 62 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Air tawar merupakan sumber daya  alam yang sangat penting khususnya di kapal yang membutuhkan cadangan air tawar yang banyak. Jumlah air laut yang banyak dapat diolah menjadi air tawar. Alat pengolah air laut ada banyak macamnya, yaitu dikenal dengan cara destilasi, pertukaran ion, elektrodialisis, dan osmosa balik. Tiap teknologi mempunyai keunggulan dan kelemahan. Dalam penelitian ini mencoba membuat alat destilasi vakum untuk pengolahan air laut menjadi air tawar dengan memanfaatkan panas dari air pendingin mesin induk yang suhunya mencapai antara 60  - 80 . Umumnya di kapal menggunakan ejectorpump dan air ejector sebagai komponen untuk membuat keadaan vakum. Penggunaan pompa vakum ini diharapkan dapat mempercepat keadaan vakum di dalam tabung sehingga dapat mempercepat penguapan di dalam tabung, karena pada teorinya air dapat menguap lebih cepat di dalam ruangan vakum dengan tingkat pemanas di bawah 100 . Berdasarkan percobaan yang dilakukan, alat ini mampu menghasilkan air kondensat rata-rata 373,3 mL/jam dengan laju penguapan sebesar 0,0001037 kg/s dan memiliki nilai efisiensi sistem 57,43 %. Setelah melalui proses destilasi salinitas air laut turun dari 33 g/lt menjadi 10 g/lt dinyatakan belum bisa dikonsumsi karena masih tergolong air asin,  pH dari 9,5 menjadi7,5 dinyatakan layak dikonsumsi, tds dari 1500 ppm menjadi 99 ppm dinyatakan bisa dikonsumsi. Dari tds dan pH  air layak dikonsumsi, namun dari salinitas air belum dapat di konsumsi.</note>
<subject authority=""><topic>Pompa vakum</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Penguapan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Destilasi vakum</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.15.10 Ded p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200952015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.15.10 Ded p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1299</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 10:25:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 10:27:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>