<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1849">
<titleInfo>
<title>efektifitas pembangunan submerged breakwater terhadap transformasi gelombang pantai kuta bali</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Adi Nurcahyo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Engki A. Kisnarti, S.T., M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arisandi Putra, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 62 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pantai  Kuta  mengalami  erosi  lebih  dari 50 meter dalam 10 tahun  terakhir  dan  lebih  dari 100 meter sejak  tahun  1960,  saat  Bandara  Ngurah  Rai  dibangun  menjorok  ke  laut.  Upaya  menanggulangi Pantai  Kuta  dari  abrasi  dan  erosi  telah  dilakukan  pemerintah  dengan  membangun  bangunan pelindung  pantai.  Keberadaan  bangunan  tersebut  masih  kurang  efektif  dalam  mangatasi  erosi Pantai  Kuta  sehingga  diperlukan  adanya  analisis  tentang  karakteristik  gelombang  sebagai  salah satu  faktor  penyebab  terjadinya  erosi  pantai.  Berdasarkan  penelitian yang ada,  penelitian tentang analisis  transformasi  gelombang  pasca  pembangunan  bangunan  pengaman  Pantai  Kuta  belum pernah  dilakukan.  Hal  ini  sangat  penting  untuk  dilakukan  kajian,  mengingat  gelombang merupakan komponen utama dalam perencanaan penanganan Pantai Kuta.  Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis  perubahan  tinggi  gelombang  Pantai  Kuta  pada  lokasi  yang  menggunakan submerged  breakwater  dan  pada  lokasi  yang  tidak  menggunakan  submerged  breakwater, menganalisis  efektifitas/kemampuan  peredaman  gelombang  dengan  membandingkan  ketinggian gelombang  datang  (Hi)  yang  menghampiri  submerged  breakwater  dengan  tinggi  gelombang transmisi  (Ht)  yang  dihasilkan  setelah  gelombang  melewati  submerged  breakwater  serta menganalisis  besaran  koefisien  transmisi  gelombang  (Kt)  pada  submerged  breakwater  di  Pantai Kuta,  Bali.  Program  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  yaitu  AutoCad,  Dina-Hindcating, STWAVES,  perhitungan  RSB  Calculation  serta  perhitungan  manual.  Hasil  kajian  efektifitas submerged breakwater  Pantai Kuta  sangat efektif  untuk meredam energi gelombang yang datang dari arah laut lepas menuju pantai, hasil pengamatan tinggi Hi  pada saat muka air tinggi (HWL) di lokasi  yang  terdapat  submerged  breakwater  sebesar  1,18 m  dan  Ht  yang  terjadi  sebesar  0,57  m mengalami  reduksi  energi  gelombang  sebesar  51,69%  dari  energi  gelombang  awal.  Pada  lokasi tidak terdapat  submerged breakwater  yang  terletak di  sebelah  Selatan  submerged breakwater,  Hi yang terjadi sebesar 1,20 m  dan  Ht  yang terjadi  sebesar  1,11 m mengalami  reduksi sebesar 7,5%. Pada lokasi  tidak terdapat  submerged breakwater  yang  terletak di sebelah Utara dari  submerged breakwater,  Hi yang terjadi  1,15 m dan  Ht  1,11 m mengalami reduksi 3,5%. Hasil  Kt  gelombang Pantai Kuta 0,69 m.</note>
<subject authority=""><topic>Pantai Kuta</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Transformasi gelombang</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Submerged breakwater</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.16.11 Muh e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200862016</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.16.11 Muh e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1849</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-21 08:36:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-21 08:37:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>