<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2126">
<titleInfo>
<title>pengaruh kelembaban elektroda las terhadap kualitas hasil pengelasan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Yanu Nugroho, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Nur Effendi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 94 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada dunia perkapalan tidak luput dari pengelasan, penanganan elektroda yang salah dapat menyebabkan terjadinya beberapa macam cacat las, elektroda las type E 7018 adalah elektroda low hydrogen yang banyak digunakan untuk baja karbon rendah dan medium karena memiliki kandungan hydrogen yang rendah sehingga porositas hasil pengelasan rendah, meskipun kandungan hydrogen yang rendah, jika elektroda E 7018 tidak langsung digunakan dan terkena udara terbuka maka menyebabkan elektroda menjadi lembab, yang akan mengakibatkan terjadinya porosity,spatters atau cacat las lainnya, maka harus benar–benar di perhatikan untuk menanggulangi masalah tersebut, pada penelitian ini ditelaah dengan variasi elektroda yang digunakan adalah kondisi elektroda dengan dipanaskan pada oven pemanas dengan suhu hingga 150°C, kondisi elektroda yang baru dikeluarkan dari bungkusnya lalu dilakukan pengelasan, kondisi elektroda dibiarkan dalam udara terbuka selama 15 jam dan dilakukan pengelasan pada pagi hari, pengelasan dilakukan pada pelat dengan tebal 8mm, pengujian material hasil pengelasan menggunakan penetrant test, uji visual, radiography test, uji kekerasan (Vickers), hasil pengujian penetrant test mengacu pada standar ASTM E165 menunjukkan jika tidak adanya cacat pada pengelasan dipermukaan, sedangkan radiography mengacu pada standar ASTM E94, menunjukan jika tingkat kelembaban elektroda dari masing-masing elektroda 0%, 25%, dan 30% didapatkan hasil yang baik dalam pengelasan, sementara untuk uji kekerasan (Vickers) mengacu pada BKI Vol. 6 tahun 2006, didapatkan rata-rata kekerasan paling tinggi pada kelembaban 0% sebesar 163,725, dan menurut statistik Anava pengaruh kekerasan akibat kelembaban terdapat pada area weld metal.</note>
<subject authority=""><topic>Cacat las</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kelembaban elektroda</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Las SMAW</topic></subject>
<subject authority=""><topic>E7018</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.17.13 Muh p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200662017</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.17.13 Muh p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2126</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-19 12:48:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-19 12:49:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>