<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2152">
<titleInfo>
<title>efektivitas tata letak sea chest terhadap pendinginan motor induk kapal jenis lambung lunas rata</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Bimo Darmadi, M.AP.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dian Retno Dina Rita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arif Winarno,  S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 66 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kotak laut (sea chest) merupakan komponen penunjang Semua kebutuhan air laut di kapal. Semua sistem di kapal dapat beroperasi secara penuh apabila sea chest mampu memenuhi kebutuhan air laut yang diinginkan. Peletakan sea chest pada kapal menjadi hal utama yang harus di perhatikan. Suplai air laut yang tidak efektif pada pendinginan motor induk akan mengakibatkan panas berlebih pada mesin sehingga di lakukan penelitian ini. Tujuan yang ingin dicapai adalah dapat mengetahui posisi sea chest yang paling efektif untuk dipasang pada kapal. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pemodelan dengan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan dengan menggunakan  3 model yaitu  model 1 dengan ketinggian posisi sea chest 0,5 m dari dasar kapal, model 2 dengan ketinggian posisi sea chest  1 m dari dasar kapal, dan model 3 dengan ketinggian posisi  sea chest 1,5 m dari dasar kapal. Dari ke 3 model peletakan sea chest ditempatkan pada frame 9 ,23 dan 37. Hasil simulasi ke 3 model diperoleh hasil sebagai berikut model 1 dengan  debit sebesar 74,708 m3/h , model 2 dengan debit sebesar 78,55 m3/h, dan model 3 dengan air sebesar 82,62 m3/h. Jadi posisi peletakan sea chest yang paling efektif yaitu model 3 frame 9 dengan ketinggian  1500 mm dengan debit yang dihasilkan sebesar = 82,62 (m3/h).</note>
<subject authority=""><topic>Debit</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sea chest</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Computational Fluid Dynamics</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.17.13 Dia e</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200922017</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.17.13 Dia e</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2152</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-27 09:09:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-09-27 09:09:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>