<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2310">
<titleInfo>
<title>maximum power point tracker (MPPT) berdasarkan metode perturb and observe pada panel surya sistem non stationer</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Istiyo Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lia Natasari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 71 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Energi terbarukan merupakan salah satu dari energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Diantaranya yaitu Energi surya. Sebagaimana diketahui bahwa cahaya baik yang tampak maupun yang tidak tampak memiliki dua buah sifat yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel yang disebut foton. Dengan memanfaatkan energi surya tersebut, diperoleh solusi yaitu sistem yang mampu memaksimalkan tegangan atau disebut Maximum Power Point Tracker (MPPT), Algoritma penjejak menggunakan Perturb and Observe. Sebuah algoritma yang mencari dP/dV yang bernilai nol sebagai pertanda puncak yaitu suatu kurva. Untuk lebih memaksimalkan lagi, sistem yang dibuat pada penelitian ini menggunakan sistem dinamis. Dimana penggeraknya menggunakan DC gearbox. Dan dihasilkan dari sistem sistem tracking panel surya non stasioner selama 3 hari didapatkan tegangan rata – rata sebesar 16,77 volt. Dan arus rata rata sebesar 1,05 A. Sedangkan daya yang dihasilkan adalah sebesar 18,34 watt. Untuk sistem tracking panel surya non stasioner dengan maximum power point tracker (MPPT) berdasarkan metode perturb and observe didapatkan tegangan rata – rata sebesar 14,13 volt, arus rata – rata sebesar 2,19 A, dan daya rata- rata 31,57 watt. Didapatkan peningkatan daya yang lebih besar dengan selisih sebesar 13,23 watt apabila menggunakan sistem MPPT.</note>
<subject authority=""><topic>Perturb and Observe</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Maximum Power Point Tracker (MPPT)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Energi surya</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DC gearbox</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.18.14 Lia m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200562018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.18.14 Lia m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2310</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-14 10:57:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-14 10:58:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>