<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2370">
<titleInfo>
<title>analisa perbandingan posisi peletakan waterjet pada kapal patroli DKP 42 m</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Seto Sugito, S.E., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rizal Yulianto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 48 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Kapal dengan kecepatan yang tinggi dan kemampuan manuver yang tinggi harus ditunjang dengan  sistem propulsi  yang sesuai.Penggunaan alat propulsi semakin beragam  seiring  dengan  perkembangan  teknologi  yang  menghasilkan  berbagai produk  dengan  efisiensi  yang  berbeda-beda.  Namun  perkembangan pengaplikasiannya  dilapangan  pada  kapal-kapal  Indonesia  masih  sangat  terbatas hanya  untuk  jenis  konvensioanal  saja.Permasalahan  inilah  yang  kemudian menjadi  alasan  perlu  adanya  satu  kajian  tentang  pertimbangan  pemilihan  alat propulsi  waterjet. Kapal yang digunakan pada skripsi ini adalah kapal patrol DKP 42 m.  Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pemodelan yang dibantu dengan    Computational Fluid Dynamics (CFD). Pemodelan CFD dengan menggunakan  2  perbandingan  penempatan  waterjet  yaitu  model  1  modifikasi penempatan  waterjet  pada  posisi  transom  yang   berada  pada tempat  posisi  35% dari sisi kiri pada posisi center dan sisi kanan dan model 2 modifikasi penempatan waterjet  pada posisi transom yang berada pada tempat posisi 15% dari sisi kiri pada posisi center dan sisi kanan. Dari hasil analisa didapat nilai kecepatan aliran pada buritan untuk model 1 sebesar 12,55 m/s dengan kecepatan sebesar 24  knot dan  nilai  tahanan  sebesar  45,924  kN,    pada  model  2  nilai  kecepatan  aliran  di buritan sebesar  12,51  dengan kecepatan 24  knot dan nilai tahanan sebesar  39,34 kN.</note>
<subject authority=""><topic>kapal patroli DKP42 meter</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Waterjet</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Computational Fluid Dynamics</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.18.14 Riz a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201152018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.18.14 Riz a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2370</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-07 13:33:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-07 13:34:22</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>