<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2404">
<titleInfo>
<title>monitoring curah hujan otomatis berbasis web dan wifi</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Suryadhi, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Chandra Revendy</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 76 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia  adalah  negara  beriklim  tropis  yang  memiliki  dua  musim  dalam  satu tahun,  yaitu  musim  kemarau  dan  musim  penghujan.  Pada  musim  penghujan  di Indonesia  curah  hujan  normal  berkisar  pada  300-400  mm  per  bulan  sedangkan curah  hujan  tinggi  mencapai  lebih  dari  500  mm  per  bulan.  Menurut  Badan Meteorologi,  Klimatologi,  dan  Geofisika  (BMKG),  curah  hujan  ringan  berkisar antara 1-5 mm per jam, sedang antara 5-10 mm per jam, lebat antara 10-20 mm per jam dan sangat lebat ketika curah hujan  lebih dari 20 mm per jam. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan bencana alam banjir jika terjadi pada daerah yang tidak memiliki resapan air hujan yang baik. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2016 tercatat kenaikan jumlah  bencana di Indonesia pada kurun waktu 2002 hingga 2015 dimana daerah yang terkena dampak  paling banyak  adalah  Jawa  Timur.  Berangkat  dari  keinginan  untuk  mengurangi  korban jiwa dan kerugian materi akibat bencana banjir peneliti merancang  sistem  Monitoring Curah Hujan Otomatis Berbasis Web dan Wifi. Sistem ini menggunakan penakar hujan berjenis  Tipping  bucket  dan  menggunakan  modul  NRF24L01  untuk  kominikasi antara alat dengan  web server  .  Dari hasil penelitian  ini  diharapkan  system yang dirancang  dapat  mendeteksi  curah  hujan  yang  sangat  lebat  yang  dapat mengakibatkan  bencana  sehingga  system  ini  kedepanya  dapat  dikembangkan sebagai system peringatan dini bahaya banjir .</note>
<subject authority=""><topic>Bencana Banjir</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Penakar Hujan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Monitoring</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Early warning System</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.18.13 Cha m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201492018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.18.13 Cha m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2404</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 14:02:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-12 14:03:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>