<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2419">
<titleInfo>
<title>optimalisasi automatic voltage regulator (AVR) berbasis particle swarm optimization (PSO) untuk stabilitas tegangan pada sistem multimesin</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Istiyo Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agus Nurullah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 65 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Indikator kualitas pada sistem tenaga listrik adalah kestabilan frekuensi dan tegangan. Kestabilan  sistem  tenaga  listrik merupakan  kemampuan  sistem untuk  kembali  bekerja  normal  setelah  mengalami  suatu  perubahan  beban maupun jika ada gangguan. Dalam distribusi tenaga listrik perubahan frekuensi dan tegangan terjadi akibat perubahan beban yaitu berupa gangguan dinamis maupun gangguan transien. Ketidaksabilan beban akan berdampak pada putaran primemover di pusat pembangkit (generator). Automatic  Voltage  Regulator  (AVR)  memegang  peranan  penting  pada proses  pembentukan  profil tegangan  terminal  suatu  generator.  Perubahan  kondisi  beban  sebagai  perilaku  dinamis  sistem  akan menyebabkan perubahan arus yang mengalir dalam sistem generator yang menyebabkan perubahan tegangan armatur dan terminal generator tersebut. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode Particle Swam Optimazion (PSO) agar nilai tegangan output dari generator multimesin bisa lebih stabil dan ideal. Hasil dari penelitian AVR dengan metode  PSO adalah saat waktu keadaan mantap pada AVR mesin 1 selama 2.726 detik dengan rise time 0.0953 detik dan overshoot 0.61%, sedangkan saat waktu keadaan mantap pada AVR  mesin 2 dengan metode PSO selama 2.726 detik, dengan rise time 1.068 detik dan overshoot 0.57%. Drop voltage ketika terjadi gangguan 110MW pada AVR mesin 1 tanpa metode PSO sebesar 3.06%, dan ketika terjadi gangguan beban 875 sebesar 28.42%, dimana nilai tersebut melebihi batas maksimal drop voltage yang di ijinkan sebesar 10% sesuai dengan standar SPLN 1:1995 pasal 4. Sedangkan drop voltage ketika terjadi gangguan 110MW pada AVR mesin 2 dengan metode PSO sebesar 0.%, dan ketika terjadi gangguan beban 875MW sebesar 3.11%, dimana nilai tersebut masih dalam batas toleransi drop voltage yang di ijinkan sebesar 10% sesuai dengan standar SPLN 1:1995 pasal 4.</note>
<subject authority=""><topic>PSO</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Multimesin</topic></subject>
<subject authority=""><topic>AVR</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kestabilan sistem</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.18.14 Agu o</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201642018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.18.14 Agu o</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2419</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:08:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:08:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>