<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2420">
<titleInfo>
<title>optimasi power system stabilizer (PSS) pada generator multi mesin untuk mengurangi osilasi menggunakan particle swarm optimization (PSO)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Istiyo Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fredian Otniel Windrayadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 62 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada sistem tenaga listrik kestabilan sistem pembangkit sangat berpengaruh kepada sistem distribusi listrik. Perubahan beban yang begitu cepat menyebabkan osilasi pada sistem pembangkit. Dengan hal ini generator harus mampu meredam osilasi untuk menjaga kestabilan sistem tenaga listrik. Karena kestabilan sistem tenaga listrik mempengaruhi kualitas pasokan listrik yang disalurkan. Osilasi yang besar  menyebabkan suatu sistem tenaga listrik menjadi tidak stabil. PSS (Power System Stabilizer) merupakan salah satu kontroler tambahan pada generator untuk mengurangi osilasi yang terjadi. Namun, tuning pada konstanta PSS yang tidak tepat dapat menyebabkan kerja PSS tidak maksimal. Untuk mendapatkan nilai yang maksimal pada power system stabilizer (PSS) peneliti menggunakan metode particle swarm optimization sebagai metode penalaan nilai pada parameter PSS sehingga osilasi yang terjadi dapat diperkecil secara optimal dan  sistem selalu berada pada kondisi stabil ketika terjadi gangguan atau perubahan beban. Desain Particle Swarm Optmization dibuat setelah pembuatan sistem multi mesin selesai karena Particle Swarm Optmization ini mengambil inputan dari hasil running sistem multi mesin. Particle Swarm Optmization merupakan algoritma yang bertugas mencari nilai dari PSS agar PSS dapat menyesuaikan perubahan sistem yang terjadi dan dapat meredam osilasi yang terjadi. Algoritma ini terpisah dari sistem multi mesin jadi program ini tidak terdapat pada sistem multi mesin. Sistem multimesin PSS konvensional mampu menuju kestabilan frekuensi namun membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan sistem PSS dengan PSO. Sistem dengan PSS dengan tuning Particle Swarm Optimization lebih baik dalam meredam osilasi frekuensi saat terjadi gangguan. Baik drop frekuensi maupun overshoot frekuensi.</note>
<subject authority=""><topic>Kestabilan dinamik</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Multimesin</topic></subject>
<subject authority=""><topic>PSS</topic></subject>
<subject authority=""><topic>PSO</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.18.14 Fre o</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201652018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.18.14 Fre o</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2420</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:11:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:12:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>