<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2424">
<titleInfo>
<title>karakteristik arus bangkitan angin dan arus pasang surut di perairan pelabuhan jangkar untuk kegiatan pelayaran</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bagus Ardi Mahendra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 52 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Situbondo  merupakan  daerah  yang  dekat  dengan  perairan  dan  menjadi  kawasan strategis  untuk  didirikan  pelabuhan  untuk  meningkatkan  perekonomian  daerah serta  akses  penyebrangan  laut,  namun  pelabuhan  Jangkar  didirikan  tanpa dilengkapi  dengan  bangunan  pelindung.  Hal  ini  menyebabkan  arus  laut  dan hempasan  gelombang  tidak  tereduksi  energinya  sehingga  berdampak  langsung terhadap dermaga dan kapal–kapal. Tujuan penelitian untuk menentukan pola arus bangkitan  angin  dan  arus  bangkitan  pasang  surut  terkait  dengan  kegiatan pelayaran yang sehari  –  hari dilakukan di pelabuhan.  Data yang digunakan yaitu data  angin  serta  pasang  surut  selama  29  piantan.  Hasil  penelitian  menunjukan bahwa  pada  musim  Timur  dan  peralihan,  arus  mengalir  ke  Barat  Laut  dengan kecepatan maks 0,85 m/s sedangkan pada musim Barat arus mengalir ke Tenggara dengan kecepatan maks lebih dari 1  m/s. Hasil  running  model sms menunjukkan kecepatan  arus  terendah  0,0004  m/s  dan  tertinggi  dengan  0,135  m/s  dengan verifikasi  model  memiliki  nilai  akurasi  78%  sehingga  disimpulkan  pada  musim Barat, kapal disarankan  berlabuh di sebelah Timur jetty dan pada musim Timur serta  peralihan  disarankan  berlabuh  disebelah  Barat  jetty.  Hasil  gambaran  arus bangkitan angin dan pasut oleh  WRPlot dan model SMS menunjukkan kecepatan arus  di  pelabuhan  Jangkar  tergolong  tenang  dan  tidak  berpengaruh  besar  pada kapal besar melainkan berpengaruh pada kapal berukuran kecil.</note>
<subject authority=""><topic>Arus pasut</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Arus bangkitan angin</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pola arus</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pelabuhan Jangkar</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.18.12 Bag k</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201692018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.18.12 Bag k</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2424</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:46:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-13 14:46:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>