<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2569">
<titleInfo>
<title>perubahan auxiliary engine (AE) pada kapa perintis KM sabuk nusantara 79</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Urip Prayogi, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Juni Setia Krisna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir.Sardono Sarwito, M.Sc.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>vii, 40 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Auxiliary Engine (AE) merupakan mesin bantu pada kapal untuk menghasilkan energi listrik sehingga menghidupkan alat-alat bantu mesin. Alat-alat bantu didalam kapal seperti : pompa-pompa, sistem kemudi, penerangan, dsb. Mesin diesel banyak digunakan sebagai motor bantu pada kapal yang digunakan untuk menggerakkan alternator yang umum disebut dengan generator. Dalam penentuan jumlah Auxiliary Engine juga perlu dipertimbangkan sebaik mungkin, hal ini untuk menjaga performa dari Auxiliary Engine agar selalu dapat memenuhi kebutuhan listrik di kapal saat dalam kondisi berlayar maupun bersandar, Dan dari penentuan jumlah penggunaan Auxiliary Engine  juga melihat dari segi efektifitas. Hal ini dikarenakan bila pemilihan jumlah Auxiliary Engine terlalu banyak juga akan berdampak pada pemeliharaannya sehingga kurang ekonomis, penggunaan dua Auxiliary Engine dapat mengurangi dari segi pemeliharaan mesin. Pada penelitian ini akan dikaji dari segi efisiensi dengan membandingkan penggunaan tiga dan dua Auxiliary Engine sebagai pembangkit energi listrik pada kapal. Dan dari hasil yang diperoleh Generator yang dipilih adalah Tipe 6EY18ALW Merk Yanmar dengan daya 750 kW, Putaran 1000 Rpm, Port in Out 84%, Sea going 81%, Rest in Port 15%. Dengan pemilihan dua set Generator telah memenuhi kebutuhan listrik dikapal dengan total daya yang dibutuhkan adalah 630.92 kW.</note>
<subject authority=""><topic>Pemilihan Jumlah Auxiliary Engine (AE)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Auxiliary Engine (AE)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal perintis</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.19.14 Jun p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200122019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.19.14 Jun p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2569</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-19 13:49:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-19 13:50:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>