<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2953">
<titleInfo>
<title>penjadwalan produksi part kapal untuk meminimalkan makespan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwisetiono, S.T., M.MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Luki Anggara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 57 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Hampir sebagian besar perusahaan beroperasi berdasarkan permintaan (order). Dengan adanya sistem order tersebut perusahaan mengalami masalah pada penjadwalan urutan pemrosesan, waktu pemrosesan, spesifikasi produk, dan batas pengiriman. Seperti yang terjadi di CV. XYZ. CV. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi outfitting kapal (perlengkapan kapal) dan saat ini sedang berkembang pesat. Pada saat ini CV. XYZ sering mendapat order dalam jumlah yang besar dan juga sering mendapat komplain karena keterlambatan waktu pengiriman. Hal tersebut disebabkan tidak adanya sistem penjadwalan yang baku. Sehingga terjadi penumpukkan pekerjaan. Oleh karena itu diperlukan penjadwalan untuk meminimasi makespan. Metode penjadwalan dalam penelitian ini adalah model penjadwalan produksi job shop menggunakan metode heuristik. Metode heuristik ini membutuhkan tahap identifikasi aliran, spesifikasi produk, dan sequence produksi. Model penjadwalan akan selalu dikembangkan menjadi suatu skenario hingga memenuhi tujuan penjadwalan. Dari model penjadwalan yang telah dilakukan didapatkan hasil berupa Dispatch List berupa 30 sumber daya, 14 fasilitas, 4 tipe produk yang terdiri dari 17 job dan 79 operasi terjadi penurunan makespan sebesar 12.89 % dibanding dengan kondisi penjadwalan sebelumnya.</note>
<subject authority=""><topic>Makespan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Outfitting</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Penjadwalan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Heuristik</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.20.15 Luk p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200192020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.20.15 Luk p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2953</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-25 14:12:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-25 14:12:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>