<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3399">
<titleInfo>
<title>analisis risiko penyebab keterlambatan pada pembangunan kapal (studi kasus pembangunan kapal KM. CL 9E)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Baroroh, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Goldy Sandy Gazali</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 65 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam pekerjaan pembangunan kapal, risiko terhadap keterlambatan pengerjaan harus bisa dianalisis dan diantisipasi agar keterlambatan tersebut tidak terjadi dan menyebabkan kerugian antar kedua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung risiko daripada suatu proyek pembangunan kapal dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan penggunaan standar AS/NZS 4360: 2004 dalam menentukan tingkat risiko yang teridentifikasi. Hasil akhir yang didapat merupakan hasil perhitungan Risk Priority Number (RPN) dalam menentukan risiko apa saja yang dapat mempengaruhi pekerjaan pembangunan kapal. Terdapat dua kemungkinan risiko dengan nilai RPN &#62; 200. Hasil analisa dengan matrik risiko AS/NZS 4360: 2004 menunjukkan ada sebanyak 4 risiko yang tergolong dalam kategori high risk dan sebanyak 14 risiko lainnya tergolong dalam kategori medium risk. Langkah mitigasi risiko yang didapatkan dari hasil wawancara dan brainstorming dengan pihak perusahaan diantaranya: memperluas fasilitas dalam hal ini ruangan untuk pekerjaan mould lofting, melakukan peningkatan ke cara kerja dengan sistem komputerisasi, menambah pekerja sebagai pengawas dan pemeriksa di bagian pekerjaan lofting, dan memperhatikan kondisi alat penunjang yang digunakan baik sebelum maupun sesudah pekerjaan dilakukan.</note>
<subject authority=""><topic>Keterlambatan Kapal</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Failure Mode and Effect Analysis</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Australian/New Zealand Standard AS/NZS 4360: 2004</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Risk Priority Number</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.22.18 Gol a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200652022</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.22.18 Gol a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3399</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-27 09:26:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-27 09:27:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>