<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3434">
<titleInfo>
<title>rancang bangun alat pendeteksi kantuk pada ppengendara kendaraan roda empat dengan metode haar cascade</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Suryadhi, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Joko Subur, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Satria Aditama Yadavia Achmad</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 112 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Berdasarkan satlantas polrestabes surabaya, jumlah kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas disurabaya mulai januari hingga agustus 2019 mencapai 882. Salah satu penyebab kecelakaan terbesar disebabkan oleh human error (kesalahan manusia).salah satu faktor human error itu adalah kelelahan atau kantuk. Kantuk merupakan hal yang sangat sering terjadi pada setiap orang. Hal tersebut dapat disebabkan oleh bermacam – macam faktor yaitu kelelahan, kurang tidur, makan yang berlebihan. Mata kantuk bisa didefinisikan sebagai sebuah proses yang dihasilkan oleh ritme serkadian dan kebutuhan tidur. Pada kondisi mengantuk, seseorang dapat meningkatkan kedipan mata sebanyak 20% dari frekuensi kedipan mata permenit. Selain itu juga, seseorang mengalami microsleep dengan durasi penutupan mata 0,5 detik atau lebih. Proses pengenalan mata yang dilakukan komputer vision tidak semudah apa yang dilakukan oleh manusia langsung. Sedangkan manusia sendiri sangat mudah mengenali seseorang sangat cepat tanpa harus berfikir lama. Sedangkan komputer vision sangat lambat dalam pengenalan. Maka pada penelitihan ini akan dibuat alat pendeteksi kantuk dengan pengenalan wajah yang dimana mendeteksi mata kantuk untuk keamanan saat berkendara dijalan raya sehingga dapat menurunkan resiko kecelakaan dijalan raya, dengan menggunakan microkontroller raspberry pi dengan menggunakan metode Haar Cascade dimana disini membutuhkan pengenalan dibagian mata sanat cepat. Diharap dari penelithan alat saya ini bisa menurunkan angkah kecelakaan yang berada diindonesia terutama di jawa timur kota surabaya.</note>
<subject authority=""><topic>Mata kantuk</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Human Error</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Raspberry pi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Haar Cascade</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.22.18 Sat r</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201002022</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.22.18 Sat r</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3434</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-04 08:17:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-04 08:18:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>