<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3458">
<titleInfo>
<title>pengaruh perbedaan suhu inkubasi terhadap embriogenesis dan daya tetas telur ikan nilem (Osteochilus vittatus)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. Nuhman, M.Kes.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. Ninis Trisyani, M.P.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwi Jayawijayanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 57 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Ikan nilem (Osteochilus vittatus) merupakan salah satu ikan air tawar. Dalam usaha budidaya ikan nilem ketersedian benih yang berkualitas baik dalam jumlah (kuantitas) yang cukup dan berkesinambungan sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya adalah suhu pada waktu inkubasi telur. Umumnya telur tidak menetas disebabkan oleh faktor mutu telur dan sperma juga dapat disebabkan karena lingkungan yang kurang optimal, lingkungan yang kurang optimal adalah suhu yang rendah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu inkubasi terhadap embriogenesis dan daya tetas telur ikan nilem (Osteochilus vittatus). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Sampel uji yang digunakan adalah telur ikan nilem (Osteochilus vittatus) dengan padat tebar seluruh perlakuan yaitu sebanyak 100 butir telur. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas kemudian dilanjut uji ANOVA (Analysis of Varians) dan untuk mengetahui antara perlakuan satu dengan perlakuan yang lainnya dilakukan uji lanjutan yaitu Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata daya tetas telur terbaik didapat pada suhu 28oC dengan rata-rata 97,8 ± 1,4%, sedangkan untuk lama waktu penetasan telur didapatkan perlakuan terbaik pada suhu 32oC dengan lama penetasan 19 jam.</note>
<subject authority=""><topic>Daya Tetas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Ikan Nilem</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Suhu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Lama Penetasan Telur</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.22.18 Dwi p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201242022</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.22.18 Dwi p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3458</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-11 08:24:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-11 08:25:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>