<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3489">
<titleInfo>
<title>perencanaan ulang tata letak fasilitas produksi untuk meningkatkan efisiensi dengan metode systematic layout planning (SLP) di PT. X</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwisetiono, S.T., M.MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Taubi Ahmad Fakhroini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 55 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>PT. X merupakan sebuah perusahaan yang tergolong dalam industri penunjang bagian kapal, produksinya bermacam-macam antara lain pintu baja kapal, pintu kabin, kursi kapal, dan lainnya. Proses produksi di PT. X dirasa belum efisien yang terlihat dari adanya penumpukan material setengah jadi, adanya lintasan material yang tidak searah atau bolak-balik. Hal ini disebabkan karena adanya sekat-sekat yang membatasi area produksi di PT. X. Hasil dari perencanaan tata letak ulang agar bisa menentukan model baru adalah pada model 5 lebih efisien dibandingkan dari model 1, 2, 3, dan 4 dengan menggunakan metode systematic layout planning (SLP). Dari hasil total jarak antar produksi pada layout eksisting adalah 673 meter dan waktu tempuh antar produksi 1.631 detik dengan 3 proses pembuatan barang yang berbeda, layout eksisting dibandingkan dengan model 5 dari hasil total jarak antar work station adalah 228 meter dan waktu tempuh antar produksi adalah 1.091 detik dari 3 prosespembuatan barang yang berbeda, model 5 lebih cepat 66% dibandingkan pada layout eksisting.</note>
<subject authority=""><topic>Eksisting</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Proses</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Produksi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Layout</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Station</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Work</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.23.18 Tau p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200192023</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.23.18 Tau p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3489</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-12 13:19:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-12 13:22:03</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>