<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="349">
<titleInfo>
<title>laju korosi pipa inlet (cooling water) berbahan dasar aluminium nikel akibat air laut</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Urip Prayogi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dwisetiono</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hegar Sumar Aprilia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>vii, 56 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Korosi merupakan salah satu permasalahan penting yang harus dihadapi oleh berbagai macam sektor industri di Indonesia terutama industri perkapalan. Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan sebagai akibat langsung dari masalah tersebut. Secara teori tidak mungkin sepenuhnya dicegah karena peroses alamiah, tetapi semaksimal mungkin harus dikendalikan mengingat arti penting dari segi ekonomi, teknis dan keamanan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan  data laju korosi yang disebabkan oleh air laut dengan bahan pipa aluminium nikel yang terdapat pada sistem pendingin terbuka. Laju korosi dari waktu ke waktu akan dicatat sehingga didapat suatu tren yang diharapkan mampu dijadikan suatu acuan pendekatan merencanakan pelindungan yang maksimal terhadap material berbahan aluminium nikel. Dengan demikian tidak akan terjadi penggantian material terlalu cepat ataupun terlambat, yang berarti akan menambah biaya perbaikan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengamatan terhadap bahan material pengecoran pipa aluminium nikel, pada laju inlet untuk mengetahui berapa laju korosinya. Proses pemodelan dan simulasi dilakukan dengan menggunakan program microsof excel untuk mengetahui cepat terjadinya laju korosi. Untuk mengetahui model atau karakteristik aliran yang terjadi pada tiap-tiap aliran pada pipa pengujian yang menyebabkan tinggi laju korosi. Dari hasil pengujian selama  3 bulan menunjukkan bahwa material pertama 1,833 gram, material kedua 1,583 gram dan material ketiga 1,75 gram terjadinya laju korosi.</note>
<subject authority=""><topic>Aluminium nikel</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pipa inlet laju korosi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.14.08 Heg l</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0202012014</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.14.08 Heg l</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>349</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-17 10:36:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-17 10:36:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>