<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3563">
<titleInfo>
<title>rancang bangun sistem monitoring dissolved oxygen dan power of hidrogen pada air tambak budidaya udang vaname berbasis internet of things</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Taufiqurrohman, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ramadhan Chairil Yustihan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 69 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pada saat ini udang salah satu penyumbang devisa terbesar bagi negara Indonesia di sektor perikanan. Jenis udang yang paling mudah dibudidayakan di Indonesia dan yang mampu bertahan terhadap serangan penyakit yaitu udang vaname. Faktor – faktor mempengaruhi hasil produksi udang yaitu manajemen pakan dan manajemen kualitas air. Pada penilitian kali ini difokuskan untuk merancang sebuah sistem monitoring dissolved oxygen (DO) dan power of hydrogen (PH) di tambak udang vaname berbasis internet of things (IOT) bertujuan untuk dapat memberitahu dan memonitoring nilai DO dan PH secara real time kepada pengelola tambak sehingga ketika terjadi perubahan nilai DO dan PH dapat dilakukan tindakan yang cepat dan tepat. DO mempunyai nilai ideal yaitu lebih dari 3 dan PH mempunyai nilai ideal yaitu air 7,5 - 8,5. Agar sistem bekerja dengan baik, penelitian kali ini menggunakan 2 sensor sebagai input, yaitu sensor DO dan sensor PH, nodeMCU sebagai alat untuk memproses data DO dan PH. Selanjutnya alarm berfungsi sebagai indikator ketika nilai PH tidak ideal. Sistem monitoring berbasis IOT sehingga data DO dan PH yang ditampilkan bisa dilihat secara online. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil alat tambak dengan alat skripsi. Hasil yang didapatkan yaitu alat skripsi mempunyai batas limit error maksimal 4,9% untuk sensor DO sedangkan untuk sensor PH mempunyai batas limit error maksimal yaitu 4,6%. Pada alat skripsi ini juga ditambahkan 3 status untuk DO dan PH, yaitu status aman, awas dan bahaya.</note>
<subject authority=""><topic>IoT</topic></subject>
<subject authority=""><topic>udang vaname</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Monitoring</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sensor PH</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sensor DO</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>623.23.18 Ram r</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200822023</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>623.23.18 Ram r</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3563</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 11:27:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 11:28:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>