<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3582">
<titleInfo>
<title>pola sebaran sedimen berdasarkan karakteristik pasang surut di muara sungai bedadung kabupaten jember</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Rudi Siap Bintoro, M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Supriyatno Widagdo, S.T, M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Rafik Santoso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 63 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Sedimentasi di muara Sungai Bedadung sangat mengganggu aktivitas di sekitar sungai seperti pelabuhan dan alur pelayaran nelayan. Sedimentasi tidak hanya mengganggu aktivitas disekitar pelabuhan saja, melainkan dapat menyebabkan banjir di sekitar sungai akibat pendangkalan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pasang surut terhadap sebaran sedimen beserta potensi terjadinya sedimentasi dan erosi di muara Sungai Bedadung. Metode yang digunakan: analisis pasang surut dengan admiralty dan visual grafis, pengukuran arus dengan menggunakan flow watch, analisis total suspended solid dengan gravimetri, dan pemodelan sebaran sedimen dengan aplikasi Surface Modelling System 8.1. Tipe pasang surut muara Sungai Bedadung adalah campuran condong harian ganda. Saat menuju pasang arus bergerak ke dalam sungai dengan kecepatan mencapai 0,08 m/s. Konsentrasi sedimen melayang pada saat spring lebih banyak dibanding pada saat neap. Saat menuju pasang sebaran sedimen cenderung tertahan dan meningkat di sekitar stasiun 1 sampai ke arah hulu. Saat menuju surut konsentrasi sedimen bergerak lebih banyak ke arah laut. Stasiun 1 yang berada di tikungan sungai merupakan daerah yang berpotensi terjadi sedimentasi lebih tinggi di muara Sungai Bedadung dengan konsentrasi mencapai 0,0024 kg/m3. Area yang memiliki potensi erosi paling tinggi yaitu stasiun pengamatan 4 yang berada di dekat laut.</note>
<subject authority=""><topic>Sedimentasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Arus</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pasang surut</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sungai Bedadung</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Muara</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.23.19 Muh p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201012023</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.23.19 Muh p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3582</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 11:46:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 11:47:22</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>