<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="389">
<titleInfo>
<title>variasi salinitas permukaan air laut pada musim barat dan musim timur di selat ombai</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rahyono</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wahyu Asparani Ramandey</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anastasia Rita Tisiana Dwi Kuswardani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2007</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 81 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Selat Ombai merupakan celah sempit yang terletak antara Pulau Alor dan Pulau Timor sebagai perairan terbuka masuknya air dari Laut Banda. Pulau Alor adalahbagian dari Propinsi Nusa Tengggara Timur. Terletak diantara 8°5' - 11°1' Lintang Selatan dan diantara 118°56' - 125°11' Bujur Timur. Berdasarkan data sallinitas yang telah diolah menggunakan software Ocean Data View (ODV) menunjukkan bahwa sebaran salinitas permukaan laut secara horizontal pada masing-masing stasiun di Selat Ombai pada Musim Barat berkisar antara 34.00 psu hingga 34.52 psu denngan kedalaman 0 meter - 100 meter pada posisi koordinat Lintang 8°00 S - 8°06 S dan Bujur 125°00' E - 125°.08' E. Sedangkan di Selat Ombai pada Musim Timur, salinitas berkisar antara 30.29 psu hingga 34.60 psu. dengan kedalaman 0 meter - 100 meter pada posisi koordinat Lintang 8°.00' - 8°.07 S dan Bujur 125°06' E. Pada musim Barat terjadi Pencampuran (mixing) Massa air karena adanya masa air dari samudera Hindia yang menahan massa air dari Samudera Pasifik pada kedalaman 0 meter hingga kedalaman 40 meter dengan variasi salinitas yang berkisar antara 34.37 psu, sedangkan Pada Musim Timur terjadi pergerakan massa air yang masuk dari Samudera pasifik dan mengalir ke arah barat (Samudera Hindia) yang membentuk jalur massa air pada kedalaman 0 meter hingga kedalaman 50 meter dengan salinitas berkisar antara 30.5 psu hingga 34.6 psu.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.07.00 Wah v</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0203332010</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.07.00 Wah v</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>389</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-19 14:02:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-12-19 14:03:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>