<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="440">
<titleInfo>
<title>pengaruh penambahan kalsium pada pakan komersial terhadap pertumbuhan, kelulushidupan dan tingkat abnormalitas larva kerapu lumpur, Epinephelus coioides, Weber</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ninis Trisyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>David Sutowo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Titiek Aslianti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2004</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>ix, 68 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Upaya produksi benih kerapu lumpur (Epinephelus coioides, Weber) secara massal di hatchery masih banyak menemui kendala diantaranya tingkat kelangsungan hidup yang rendah, pertumbuhan yang lambat dan tingginya jumlah larva yang mengalami deformitas/abnormal. Kalsium merupakan salah satu mineral yang berkait erat dengan pertumbuhan tulang belakang larva dan diduga pada dosis tertentu dapat memperbaiki kelangsungan hidup larva. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kalsium pada pakan komersial terhadap pertumbuhan, kelulushidupan dan tingkat abnormalitas larva kerapu lumpur (Epinephelus coioides, Weber). Perlakuan terdiri dari perbedaan dosis kalsium yaitu: (A) 2.5 gr/kg pakan (0.25 %); (B) 5 gr/kg pakan (0.5%) dan (C) tanpa penambahan calsium (kontrol) (0%). Umur larva kerapu lumpur yang digunakan dalam penelitian adalah 20 hari. Penelitian dilaksanakan selama 25 hari, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 kali ulangan. Untuk mengetahui laju pertumbuhan dan kelulushidupan, dilakukan sampling setiap 5 hari, dan diambil sampel larva sebanyak 5-10 ekor pada setiap bak. Diakhir penelitian dilakukan pewarnaan tulang untuk mengetahui tingkat abnormalitas larva. Sebagai data pendukung dilakukan analisa proximat pakan, analisa kalsium (pakan dan larva) dan analisa kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang, berat dan sintasan diantara perlakuan tidak berbeda namun perlakuan B lebih baik daripada perlakuan A dan C. Pertumbuhan panjang A (7.67 ± 2.82 mm); B (8.89  ± 0.66 mm); C (6.69  ± 2.40 mm); Pertumbuhan berat A (86.67  ± 13.20 mg); B (105.63  ± 27.89 mg); C (75.91  ± 19.93 mg); kelulushidupan A (4.54  ± 2.95 %); B (7.9  ±2.09 %); C (4.32  ± 2.40 %), demikian juga tingkat abnormalitas pada perlakuan B cenderung lebih rendah (12.44 %) daripada perlakuan A (18.58 %) ataupun perlakuan C (33.08 %).</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>625.04.99 Dav p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0202922014</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>625.04.99 Dav p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>440</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-06 11:50:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-06 11:51:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>