<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="922">
<titleInfo>
<title>penilaian resiko kecelakaan kapal selam kelas cakra di alur pelayaran barat surabaya dengan pendekatan formally safety assesment (FSA)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mohamad Imam Suhadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>A. Basuki Widodo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Okol Sri Suharyo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>viii, 87 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Alur Pelayaran Barat Surabaya yang berada Pelabuhan Tanjung Perak merupakan satu-satunya alur masuk ke pelabuhan Surabaya dan dermaga Koarmatim. Dengan kondisi alur pelayaran yang panjang dan sempit ditambah banyaknya arus kapal yang keluar masuk pelabuhan mengakibatkan sangat rentan terhadap kecelakaan di laut baik itu kapal niaga maupun kapal TNI AL / KRI termasuk kapal selam TNI AL (kelas Cakra). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jenis kecelakaan apa saja yang bisa terjadi pada KRI khususnya kapal selam TNI AL dan kecelakaan apa yang mempunyai risiko tinggi di Alur tersebut.  Tujuan lain adalah untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan kapal selam dengan risiko tinggi dan memperoleh langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan Kapal Selam di Alur Pelayaran Barat Surabaya. Dari hasil penelitian, terdapat tiga kecelakaan dengan risiko tertinggi yaitu tabrakan kapal dengan dermaga, kecelakaan manusia dan tenggelam. Dampak dari ketiga kecelakaan tersebut menimbulkan kerugian materi yang besar. Untuk menurunkan risiko dari ketiga jenis kecelakaan tersebut dilakukan penilaian indeks ICAR (Implied Cost of Averting a Risk). Hasil rekomendasi metode FSA meliputi pelatihan dan sertifikasi pelaut, patroli rutin dan pemasangan rambu alur dengan ICAR sebesar 325 juta, memperketat area pelabuhan dan pelatihan penyelamatan manusia di kapal mempunyai nilai ICAR sebesar 120 juta dan pemeriksaan kondisi kelaikan kapal dan memperketat ijin pelayaran/operasi dengan ICAR 491 juta.</note>
<subject authority=""><topic>Formal Safety Assessment (FSA)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Penilaian Risiko Kecelakaan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kapal selam</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.15.13 Moh p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200772015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.15.13 Moh p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>922</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-04-07 11:14:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-04-07 11:15:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>