<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="942">
<titleInfo>
<title>penentuan tipe bangunan pantai yang tepat guna melindungi penambahan suplai pasir (sand nourishment) di pantai pandawa</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Engki A. Kisnarti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Toyfur Rachman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arisandi Putra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 144 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Pantai pandawa berlokasi di Bali Selatan, tepatnya di desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai Pandawa tentunya juga mengalami berbagai masalah seperti yang dialami oleh pantai lain di dunia. Hal yang harus dipahami adalah bagaimana menjaga agar erosi yang terjadi dapat diketahui penyebabnya dan penanganannya dapat segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai guna memberikan alternatif penentuan tipe bangunan pantai untuk melindungi penambahan suplai pasir (sand nourishment) supaya pasir yang direncanakan dapat bertahan lama. Metode penelitian ini menggunakan metode one line model dimana keseluruhan profil pantai bergerak sebagai satu bagian (pias) yang dapat digambarkan sebagai single contour line. Hasil prediksi selama 10 tahun kedepan sebelum adanya penambahan bangunan terjadi kemunduran garis pantai pada pias 650-690 mengalami erosi sebesar -2,6 m. Sedimen transport yang terjadi dengan adanya bangunan eksisting sebesar 1.534,80 m3. Setelah dilakukan penambahan beberapa bangunan pantai untuk melindungi isian pasir 10 m. Tipe bangunan yang tepat untuk pantai pandaw adalah seri groin tipe T karena isian pasir yang direncanakan mengalami erosi -5,58 m dibanding bangunan pantai lainnya yang mengalami perubahan secara signifikan. Sediment transport yang terjadi selama 10 tahun sebesar 3.795,20 m3 setelah dilakukan penambahan groin T.</note>
<subject authority=""><topic>Perubahan garis pantai</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Genesis</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Bangunan pantai</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.15.09 Toy p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200842015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.15.09 Toy p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>942</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-04-14 11:30:16</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-04-14 11:30:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>